Jepang Menunggu Era Robot

Robot Kokoro dipamerkan di ekshibisi robot internasional di Tokyo, tahun 2003. Robot dengan tinggi 158 sentimeter dan bobot 30 kilogram ini dapat memamerkan berbagai ekspresi.

ara peneliti di laboratorium Tokyo baru-baru ini berhasil menstimulasikan enam ekspresi dasar wajah robot, seperti marah, sedih, senang, kaget dan bingung. Robot tersebut di sambung ke suatu database, dengan sandi tertentu. Robot itu dapat mengartikan kata perang sebagai hal yang menakutkan. Ketika dia mendengar kata cinta, bibir merah mudanya dapat tersenyum.

“Agar bisa hidup bersama manusia, robot harus dapat menyelesaikan persoalan sosial yang saling berhubungan dan kompleks,” kata kepala proyek Junichi Takeno dari Universitas Meiji, dan tambahnya, robot perlu bekerja dengan emosi, untuk dapat mengerti dan ikut merasakan.

Ketika robot dapat meniru emosi manusia secara keseluruhan, Jepang berharap sudah hampir mendekati masa depan yang baik, semua itu untuk mendukung pengetahuan alam. Lambat laun manusia dan robot akan dapat hidup berdampingan bersama. Continue reading